Tampilkan postingan dengan label tulisan tangan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan tangan.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Desember 2015

Rumah Damai.

"jarak tak akan sekejam ini.percayalah pada waktu saja"
Kali ini sangat sulit. Berbicara mengenai rumah, adalah hal yang paling sulit buatku. Ya, seorang perantuan seperti ku menyebut rumah menjadi suatu hal yang begitu sensitif, karena jarak membuatku jarang berdiam disana. Rumah disini bukan tempat, tapi rumah itu dimana kita bisa merasa damai dan nyaman. Rumah ini , , ,
Tak mewah
Tak besar
tak kokoh
sederhana saja.  ah sudahlah, itu semua hanya perasaan saja.Ini telah menjadi resiko bagi para pejuang masa depan seperti kita. Percayalah, ada harga disetiap perjuangan.

Selasa, 15 Desember 2015

Berdamai dengan Diri Sendiri.

"saatnya, berdamai dengan diri sendiri"
Baiklah. sekarang sebaiknya terus berusaha memperbaiki diri setelah semua yang terjadi, karena meratapinya pun tak akan membuatnya lebih baik, ambil baiknya saja, Toh hidup akan tetap berjalan. Bukan untuk menenangkan diri sendiri, akan tetapi berusaha berfikir untuk tidak menyia- yiakan hal yang tak berguna.Satu hal, Aku belajar banyak darimu, tak banyak,
belajar menerima
belajar memahami
belajar mengerti
Pada akhirnya proses belajar itu yang penting. tak baik pula menghakimi diri sendiri untuk selalu benar. Benar juga tak selamanya benar. Fokus pada diri sendiri. Memperbaiki diri dan terus berusaha untuk berguna oleh orang lain. Hanya saja, semua tak semudah membalikkan telapak tangan, Proses. Ya, proses untuk memantaskan diri. Tapi baik disini bukan baik di mata orang lain, baik dalam pandangan kita terlebih dahulu. Libatkan Tuhan dalam memperbaiki diri, karena hubungan dengan Tuhan tidak akan pernah salah.
Pahamilah bahwa diri sendiri perlu didamaikan. Tak usah berontak dengan diri sendiri. Berdamailah.